Menurut Wikipedia, Talibun adalah sejenis puisi lama seperti pantun karena mempunyai sampiran dan isi, tetapi lebih dari 4 baris (mulai dari 6 baris hingga 20 baris). Berirama abc-abc, abcd-abcd, abcde-abcde, dan seterusnya. Contents hide. 1 Ciri-Ciri Talibun. 2 Fungsi Talibun. 3 Struktur Talibun. 4 Contoh Talibun. 4.1 Contoh Talibun 6 Baris. Pantun adalah puisi lama yang terdiri daripada empat baris kalimat yang tiap-tiap satunya mempunyai lapan hingga 11 suku kata. Baris yang pertama bersajak dengan baris ketiga; baris kedua bersajak dengan baris keempat. Dua baris terawal dinamakan sampiran (pembayang), dan dua baris terakhir merupakan isinya (maksud). Contoh: Maka, untuk tahu lebih jauh, simak beberapa contoh pantun perpisahan rekan kerja sebagaimana yang dikutip Sonora dari Tribunews berikut ini. Baca Juga: 247 Pantun Gombal 2 Baris, Bikin Si Doi Senyam-Senyum Nih! Contoh Pantun Perpisahan Rekan Kerja Perbedaan pantun dan seloka yang paling terlihat adalah pengertiannya. Menurut Rian Damariswara dalam buku Konsep Dasar Kesusastraan (2018), pantun adalah puisi Indonesia (Melayu) yang memiliki beberapa aturan dalam pembuatannya. Baca juga: Pengertian Sajak dalam Pantun dan Ciri-cirinya. Awalnya pantun identik dengan bentuknya yang lisan. Pantun Agama 4 Baris 01. Anak malu bertahta nista. Pesona batu minyak berdosa. Tidak perlu berkata dusta. Karena itu memperbanyak dosa. Pantun Agama 4 Baris 02. Beli salak beli kedongdong. Belinya di pasar Kramat Jati. Jangan pernah menjadi pribadi sombong. Agar terhindar dari penyakit hati. Pantun Agama 4 Baris 03. Pergi ke sekolah membawa bekal Seperti pengertian pantun seloka di atas, seloka adalah rangkaian pantun yang saling menyambung dan berkaitan, sehingga seloka tidak hanya terdiri dari 4 baris, tetapi ada yang berisi 8 baris, 6 baris, 12 baris, dan 16 baris. Berikut Contoh Pantun Seloka 1. Contoh Pantun Seloka 4 Baris Sudah bertemu kasih sayang Duduk terkurung dalam siang Seloka ialah sebuah kata yang berasal dari bahasa sansekerta yaitu sloka. Biasanya seloka diisi dengan empat baris yang menggunakan susunan puisi atau pantun namun juga banyak seloka yang menggunakan lebih dari 4 baris. Seloka pun memiliki beberapa arti yang diambil dari narasumber yang berbeda pula yaitu sebagai berikut : Nukilan aksara oleh:cikgu Mohaz/KMK STPM/SEM.1/Puisi Tradisioanal/1.1.1 Pantun. 1.1 Puisi Tradisional. Pengenalan. Sejenis karya atau teks berangkap yang popular dalam kalangan masyarakat. Melayu.Karya yang berbentuk lisan ini akhirnya ditulis semula dalam bentuk teks. bertulis bagi tujuan mendokumentasikan khazanah sastera Melayu.Terdapat 2. Kebanyakan seloka Melayu ditulis dalam bentuk terikat yakni empat baris serangkap dengan memakai bentuk pantun atau syair. Selain itu seloka juga ditulis dalam bentuk bebas iaitu setiap barisnya menjadi isi puisi berkenaan. (a) Ciri-ciri Seloka . Seloka mempunyai beberapa ciri seperti berikut : Pantun 4 baris dalam Dua baris awal dikenali Rima akhir a-b-a-b serangkap sebagai pembayang, dua baris akhir dikenali sebagai maksud Syair 4 baris serangkap Rima akhir a-a-a-a Rima akhir bebas Baris Selalunya serangkap bersifat tidak tetap menyindir atau mengejek Seloka 2 baris serangkap GURINDAM Rima akhir a-a Baris pertama berupa soalan 9qGY6.